Senin, 21 September 2015

Masih kecil sudah lancar Bahasa Inggris

Bagi seorang penjual kue di daerah wisata seperti Candi Borobudur, pulang dengan tangan hampa adalah terasa sangat menyakitkan. Hal ini disebabkan antara lain, para penjual kue merasa tidak pede saat berhadapan dengan turis asing.  Mengatasi hal tersebut mau tak mau, penjual kue pun terpaksa putar otak dan menawarkan kue dalam bahasa seadanya.
Lambat laun, kendala ini dapat teratasi bahkan sekarang ini ada bocah yang lancar dalam berbahasa Inggris, seperti dikutip finance detik.com saat Menteri BUMN Dahlan Iskan terkesima dengan kemahiran berbahasa Inggris seorang bocah di "Desa Bahasa" di Desa Ngargogondo, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Kunjungan Dahlan ke kawasan ini bagian dari rangkaian kegiatan memberikan kuliah Umum di Universitas Tidar, Magelang.

Dalam demo berbahasa Inggris, ditampilkan anak kecil berusia 5 tahun yang sangat lancar alias cas cis cus berbahasa Inggris, hal ini membuat Mantan Dirut PLN ini terkesima. Bocah kecil itu padahal baru belajar selama 3 bulan.

 Pada acara tersebut, Dirut PT Taman Wisata Candi (TWC), selaku pengelola Candi Borobudur turut hadir, menyatakan membantu fisik proses belajar di "Desa Bahasa" sehingga membantu pariwisata di Kawasan Candi Borobudur.

"Ini hebat sekali, karena belajar bahasa Inggris dengan cara gembira, bernyanyi dan tepuk tangan. Kalau saya dulu belajarnya dengan cara stress. Ini betul-betul hebat," kata Dahlan seperti disampaikan oleh Kepala Humas Kementerian BUMN Faisal Halimi, Sabtu (11/5/2013)

Dahlan menuturkan alasannya mengunjungi "Desa Bahasa", padahal seharusnya ia harus berangkat menuju Semarang. Ia mendapat rekomendasi dari Pimpinan Pondok Pesantren Tegal Rejo Gus Yusuf Pimp Ponpes Tegal Rejo untuk datang ke desa tersebut karena tak akan ditemukan di wilayah lain.

"Yang paling menonjol disini (Desa Ngargogondo) adalah kemandiriannya. Inilah kunci keberhasilan di desa ini. Sehingga ini tanda-tanda kecerahan desa ini," tegas Dahlan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar